BLANTERWISDOM101

Orang Gila

13 July 2019

Kenapa kamu pulang? Pertanyaan yang terus menggebu dibalik kepala ini.



Di sebuah kebun, di suatu rumah sakit jiwa, aku bertemu dengan seorang pemuda yang wajahnya pucat namun tampan dan penuh dengan impian. Aku duduk di bangku di sebelahnya. Aku berkata, "Mengapa kau ada di sini?"

Ia melihatku dengan rasa heran, "Itu pertanyaan yang sulit, tapi akan tetap kujawab. Ayahku menyuruh aku menjadi tiruan dirinya, juga pamanku. Ibuku menjadikan bayangan dari suaminya yang pelaut sebagai contoh sempurna yang harus kutiru. Saudaraku berpikir bahwa aku harus seperti dia, seorang atlet yang baik. Dan guruku, seorang ahli filsafat, seorang pemusik, seorang pakar logika, mereka juga ingin mendorongku menjadi pantulan dari diri mereka dalam cermin. Untuk itulah aku datang ke tempat ini. Aku merasa di sini lebih waras daripada di luar sana. Paling tidak aku bisa menjadi diriku sendiri."

Tiba-tiba ia berpaling ke arahku dan bertanya, "Tapi katakan padaku, apa kau ke sini karena pendidikan dan bimbingan yang baik juga?" Kujawab, "Bukan, aku hanya pengunjung."
Lalu ia menimpali, "Oh, kau hanya salah satu dari mereka yang tinggal di rumah sakit jiwa di seberang dinding."
_

Puisi ini karya Kahlil Gibran yang patut menjadi renungan bagi diri.
Share This :
Ahmad Mustaqim

- "Aku bukan apa yang kamu lihat, bukan pula apa yang kamu baca bahkan mungkin bukan pula apa yang kamu tafsir. Yang jelas, yang kamu lihat saat ini adalah Aku yang versi numpang di jasad bernama Ahmad Mustaqim."