Tiga Kontingen: WIB, WITA dan WIT (Kepala Lain Pendapat, Hati Tetap Sama)

JAKARTA - Jika kalian pergi ke negara tetangga Singapura dan Malaysia, maka kalian akan menemukan perbedaan waktu. Jika kini Indonesia tepat pukul 10.00 WIB, maka di Singapura dan Malaysia waktu akan menunjukan satu jam lebih cepat, yakni 11.00 waktu setempat. Tak perlu repot membuat paspor dan jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati uniknya perbedaan waktu tersebut (pun di kedua negara tetangga itu sebenarnya sama dengan zona WIB – karena posisi mataharinya sebenarnya sama). 

Kalau Indonesia justru punya tiga zona waktu yang unik, yakni WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia Tengah) dan WIT (Waktu Indonesia Timur). Ketiganya punya jarak waktu satu jam terhitung dari zona WIB (ex: WIB 10.00 – WITA 11.00 – WIT 12.00). Itulah Indonesia, selalu saja ada perbedaan yang indah. Ribuan suku, adat dan budaya bahkan sampai zona waktu sekalipun.

Sebuah pengalaman yang tak terlupakan, ketika aku dengan beruntungnya terpilih menjadi salah satu peserta event Writingthon Asian Games 2018 yang diselenggarakan Bitread.id dan Kominfo. Aku perwakilan dari Lampung sebagai kategori Blogger, selain Ida Lestari yang juga dari Lampung tapi kategori Pelajar/Mahasiswa.

34 Provinsi telah mengirimkan para penulis hebatnya, mulai dari Blogger hingga para Pelajar. Terhitung ada 68 peserta terpilih dari masing-masing provinsi. Tak lain dari masing-masing Zona Waktu tersebut. Seluruh perserta tersebut akan di ajak bersama Bitread.id dan Kominfo untuk ikut serta dalam kegiatan menyukseskan Asian Games 2018. Terhitung selama 5 hari, mulai 15-19 Agustus 2018.

Pada hari pertama ini (15/08) semua peserta  dipertemukan hingga saling sapa dan saling kenal. Berbagai macam tipe dan khas logat berbicara dari seluruh Indonesia ada disini. Tak perlu waktu lama, sekejap langsung saling bergurau. Ditambah lagi pada kegiatan malamnya di Hotel Millenium, Jakarta, pada satu forum resmi perkenalan seluruh peserta. Aku berada duduk paling depan bersama kedua teman baruku.

Mereka juga sama sepertiku, dari kategori Blogger. Adalah Alfian, seorang Blogger dari NTB, Lombok dan Sunardi, seorang Blogger dari Jayapura, Papua. Kala itu tepat sekitar pukul 20:00 WIB, kami duduk satu baris bertiga. Kami adalah Tiga Serangkai, tapi bukan sehebat Tiga Serangkai pelopor Nasionalisme layaknya Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantoro. Tapi Tiga Serangkai perwakilan tiga Zona Waktu Indonesia.

Ada Sunardi dari WIT, ada Alfian dari WITA dan aku sendiri dari WIB. Meski beda waktu tapi detik kami masih sama. Meski detik kami sama, tapi perbedaan memang selalu ada. Kontingen dari ketiga Zona Waktu ini punya pendapat masing-masing terkait kegiatan Writingthon Asian Games 2018. Melalui satu pertanyaan sederhana: Apa yang kita cari disini? Dan beginilah jawaban kami. 

“Aku ingin menyerap energi positif dari semua peserta disini,” ujar Sunardi salah satu kontingen zona WIT.

Tak mau kalah, Alfian, salah satu kontingen dari WITA pun menjawab dengan santai, “Saya ingin bertemu dengan teman-teman se-Indonesia dan legenda Indonesia, Susi Susanti," walau akhirnya Susi Susanti batal datang.

Dan kini aku sendiri sebagai salah satu kontingen WIB, “Aku ingin menikmati semua perbedaan yang ada dari teman-teman. Sebab perbedaan itulah yang kusebut ilmu baru. Guruku pernah bilang: ‘Saat aku khilaf, aku merasa orang lain begitu hebat, tapi saat aku sadar justru aku tahu kalau sebenarnya aku hanya berbeda’.”

Begitulah keinginan kami, “Kepala sama rambut, pendapat lain-lain.” Itu baru soal kepala. Mungkin kalau hari ini Bung Jebreeet (Valentino Simanjuntak) ada di lokasi dan teriak, “SIAAAPAAAA KITAAAA?”, bagi kami “Kepala lain pendapat, hati tetap sama,” akan lantang menjawab “INDONESIA!”

______
Hotel Millenium, Jakarta
15/08/2018 23:58 WIB
Keseruan Writingthon Asian Games 2018 


Foto:


15 Responses to "Tiga Kontingen: WIB, WITA dan WIT (Kepala Lain Pendapat, Hati Tetap Sama)"

  1. #SANDALLLL sudah go nasional, mantap semoga #JALANKAKI pun akan mengikuti jejak langkahnya 😅👌

    ReplyDelete
  2. Mantappp bgt bro ikut partisipasi seagames, ngebawa nama blogger lagi 😆 jos bgt dah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhha. Mantap bro. Temen gue sharing tentang Blog nih. 😁

      Delete
  3. Wah luar biasa kebanggaan metro lampung

    ReplyDelete
  4. Aah perbedaan hanyalah perbedaan. Perbedaan yg membuag kita bisa saling sayang eaaaaaaa hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perbedaan adalah anugerah terindah Tuhan.

      Delete
  5. Lanjutkan perjuangan bro✊ 😊

    ReplyDelete
  6. Masyallah ,allah hu akbar... Ambil relasi dan pengalaman sebanyak" bro dsna, jgn lupa bersyukur dan berdakwah demi Asian Games untuk indonesia bersatu. #salamkoprol

    ReplyDelete
  7. Mia Ratulangi16/8/18 5:36 PM

    Proud of You, Daebak ������

    ReplyDelete
  8. Bhin Bhin Atung dan Kaka
    "Bhineka Tunggal Ika"

    Josss gandossss

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel