Menjadi Guru Terbaik

Malam ini aku teringat lagi dengan sebuah kalimat yang mudah untuk ditemui. Aku sering menulis kalimat itu di beberapa tulisanku. Coba saja kamu buka lembaran buku merk SIDU (Sinar Dunia) buka saja di lembar-lembar awal dan lihatlah dibagian bawah. Akan ada satu kalimat yang tertulis, “Experience is the best teacher” atau jika di Indonesiakan artinya pengalaman adalah guru terbaik.

Bicara tentang guru, sampai sekarang aku masih teringat dengan beberapa ungkapan guruku. Seperti salah satunya bu Tri Endah, guru kimiaku masa SMA. Beliau pernah bilang, “Kerjarlah cita-citamu setinggi-tingginya, kelak jika kamu tidak sampai, maka kamu akan jatuh tidak jauh dari ketinggian itu”. Pesan yang sampai saat ini masih terus memotivasiku untuk menjadi manusia hebat.

Malam ini pula, aku menemui satu adik tingkat, dengan bangga ia membagikan tulisan dari blognya tentang PILKADA. Aku pun ikut bangga. Bukan karena tulisannya yang bagus atau tema tulisannya tentang PILKADA (yang besok (27/06) akan ada PILKADA di Lampung). Tapi tentang rutinnya ia menulis di Blog meski harus kubilang blognya kurang rapih pada tampilannya.

Aku teringat saat itu ia bingung untuk melakukan itu, ia bertanya padaku, lalu dicobanya setelah ia tahu. Aku bangga kali ini ia bisa, meski sampai saat ini ia jarang kutemui. Kubiarkan ia mencoba sesukanya, karena dibalik kesulitannya itu ada usaha tekun untuk bisa.

Aku bangga ia mulai bisa sepertiku, menjadi penulis blog sesukanya. Apapun yang harus ditulis dan dibagikan, itu kulakukan, dan dilakukannya juga. Mungkin ia mulai sadar sepertiku, betapa pentignya jejak digital, jejak kehidupan melalui tulisan. Ya, di era millenial ini rekam jejak digital mudah dilakukan, hanya tinggal bagaimana membagikan sesuatu yang bermanfaat.

Dari sini aku belajar, barangkali ia bisa bukan karena diriku saja, tapi aku menemukan satu titik temu yang penting dari semua semangatnya, dari semua pengalamanku (seperti saat aku bertemunya), bahwa semua bisa jadi guru, selagi semua orang butuh bantuan, yang membantu itulah disebut guru.

Mungkin aku tertalu geer (baca: kepedean) kalau aku mengguruinya. Tapi aku disini cuma mau mengingatkan saja, terutama untuk diriku sendiri. Bahwa yang terpenting dari seorang guru adalah mampu memberi inspirasi ke muridnya. Karena dengan menginspirasi akan terus memotivasi sang murid untuk bisa. Ia akan terus ingat apa yang diajarkan gurunya.

Selamat menjadi guru, guru untuk alam semesta.


0 Response to "Menjadi Guru Terbaik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel