Kepala Sekolah vs Siswa

Cerita ini diambil dari kisah nyata semasa saya masih SMA. Bukan tentang kisah pribadi yang saya alami. Tapi tentang kisah seorang teman (sebut saja Maman). Kala itu kami berangkat bareng ke sekolah.

Kami mengendarai motor sendiri-sendiri. Karena waktu sudah menunjukan pukul 7.05 wib, akhirnya kami tancap gas secepatnya. Sesampainya di sekolah ternyata gerbang sudah di tutup. Terpaksa kami harus menunggu sampai pukul 7.30, itulah waktu saat gerbang dibuka kembali, tentu dibuka dengan datangnya sebuah hukuman.

Setelah pukul 7.30 wib, kami beserta teman lainnya yang terlambat dipersilakan masuk baris di depan sekolah. Biasanya kami hanya dihukum oleh guru piket, tapi pagi ini kurang beruntung, kepala sekolah sedang ada di sekolah. Dan beliau pun mendatangi kami.

"Ini hari Senin, masih saja terlambat!!!" katanya menyindir.

Sepuluh menit lebih kami di ceramahi dan dimarahi, juga di suruh push up 20 kali bagi laki-laki. Sebelum kami selesai menerima hukuman dan dipersilakan masuk ke kelas. Sempat terjadi dialog yang menurut saya lucu. Dialog antara kepala sekolah dan Maman.

Awalnya kepala sekolah menanyakan ke setiap siswa yang terlambat, apakah orang tuanya datang di agenda sosialisasi SNMPTN di sekolah sabtu lalu. Semua menjawab iya, tapi tidak dengan Maman.

"Kemarin orang tuamu datang di sosialisasi tidak?" tanya kepala sekolah.

Dengan enteng Maman menjawab, "Tidak hadir, Pak."

"Loh," pak kepala heran. "Jangan harap ya, nak. Kalau kamu bisa lolos SNMPTN. Sekolah sudah menyediakan sosialisasi agar orang tua mau mendukung dan ikut menyukseskan SNMPTN, supaya kamu bisa mudah masuk PTN."

Maman hanya menunduk.

"Sekolah tak akan membantumu di SNMPTN," ucap kepala sekolah yang mulai marah.


Kini Maman menegakkan kepalanya, dan mulai berani menatap kepala sekolah, tak ada wajah takut darinya, lalu dibalasnya ucapan itu, "Loh pak, lha wong saya tuh nggak mau kuliah kok, pak. Orang tuas saya nyuruh saya kerja kok, pak."

Saat itu juga kepala sekolah langsung terdiam. Dan kemudian beliau pindah menanyakan siswa di samping Maman dengan pertanyaan yang sama. Akhir peristiwa, kami pun bisa masuk kelas. Dan sosok Maman (nama samaran), kini sukses dengan pekerjaannya sebagai pramuniaga.

Story by:#Sandallll 

0 Response to "Kepala Sekolah vs Siswa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel