Sebuah Kisah untuk Mengawali Ceritaku

Sore ini setelah kuselesaikan beberapa aktivitasku seperti solat magrib, mengaji kitab Quran dan Filsafat, aku langsung menyalakan laptop, memainkan sebuah lagu. Lagu favorit yang terletak di desktop langsung ku klik, Roses milik The Chainmokers. Sebuah lagu yang mampu mengubah (menginspirasi) suasana pikiranku.

Kubuka aplikasi MS.Word dengan niat menulis cerpen, tapi tak kunjung jemari ini mau menuliskannya. Hanya saja pikiran sudah terlalu nikmat dengan lagu yang terputar berulang-ulang itu, saking nikmatnya sampai membayangkan masa-masa senangku berada di Pare Kediri, ya,  itulah kenapa jemari ini terdiam diatas keyboard. 

Pare Kediri. Aku pernah kesana. Tepatnya Januari-Februari awal tahun 2017 bersama rekan-rekan Bidikmisi A5 dan A4. Beberapa momen menyenangkan sudah ku videokan lalu ku upload di akun Youtube pribadi. Kemudian beberapa foto-foto kenangan juga sudah kusimpan di blog ini. Hanya saja ada satu yang menurutku belum dan harus segera kulakukan, rasanya begitu mengganjal sampai saat ini, aku belum menuliskan momen-momen indah itu.

Aku kursus Bahasa Inggris disana di Elfash, selama dua pekan. Tapi aku sempat sakit dan drop sampai di bawa ke Rumah Sakit Umum Kediri selama empat hari. Aku juga sempat mengunjungi beberapa tempat wisata disana, Candi Tegowangi, Taman Kilisuci, Keunikan masjid Agung dan lainnya. Ziarah ke makam guru besarku (sebenarnya aku belum pernah bertemu langsung dengannya, tapi pemikirannya sangat mempengaruhiku), KH. Abdurrahman Wahid di Ponpes Tebuireng, Jombang.

Aku juga berwisata ke Batu Malang: ke Taman Selecta, Taman Labirin, Air Terjun Coban Rondo, Alun-Alun Batu, dan Petik Apel. Sebenarnya tak cuma itu, sebab itu hanya sebagian momen menyenangkan selama perjalanan. Ada banyak momen yang insyaallah akan ku ceritakan pasca tulisan ini. Seperti menjadi jamaah di masjid yang bertuliskan Ibnu Taimiyah, bertemu bule, bangun pagi digedor-gedor, menikmati keindahan Pare kediri dari puncak Elfash dan masih banyak lagi. Insyaallah akan kuceritakan satu persatu.

Bismillah...
Foto: Taman Kilisuci, Pare Kediri

0 Response to "Sebuah Kisah untuk Mengawali Ceritaku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel