Saf Jumatan Terdepan

Aku melaju santai menunggangi sepeda motor butut milik ayahku menuju sumber suara yang sedari tadi sudah memanggilku. Sesampainya disana aku bertemu dengan teman akrab, tetanggaku.

"Ayo, cuk, buruan masuk. Apa lupa kalo khotbah Jumat itu wajib disimak?" ajakku untuk segera masuk ke Masjid.

"Laahh, iku wes ono toa, cuk. Suarane wes krungu seko kene," jawabnya santai. Masih saja ia terduduk manis diatas motornya dan dibawah pohon rambutan yang rindang.

"Opo lupa sama omongan pacarmu, kalo solat Jumat, absen Malaikat itu dihitung kalau sudah masuk (diarea) masjid?"

"Juancuukk, lali aku. Yawes ayok mlebu, golek saf pertama yo," ia bergegas mendekatiku.

"Mantaaapp, ayok".

Akhirnya, aku bersama temanku bergegas masuk Masjid, mencari saf paling terdepan dan meninggalkan motor kami sendirian dibawah pohon rambutan bersama kontaknya yang masih menancap.


0 Response to "Saf Jumatan Terdepan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel