Grossel (Gerombolan Sepuluh Lima)


"Semua akan indah pada waktunya". Ya, itulah kata-kata yang sering kudengar. Dimana pun dan kapan pun. Di perbincangan biasa bahkan formal sekalipun. Benar, waktu akan mengindahkan segalanya. Salah satunya adalah kisah. Entah itu kisah yang menyenangkan bahkan menyedihkan sekalipun.

Kisah yang terjadi saat ini adalah tragedi. Tapi di waktu yang akan datang, kisah itu akan menjadi sebuah memori keindahan yang begitu menyenangkan. Bahkan mampu membuat gelak tawa saat mengingatnya.

Seperti sepenggal kisahku ini. Enam tahun yang lalu. Moment ketika memasuki masa-masa yang banyak dikatakan orang sebagai masa perubahan, pertumbuhan dan perkembangan sifat (puber). Bahkan ada yang mengatakan sebagai masa klimaksnya tingkah berlebihan, anak gaul menyebutnya lebay. Mungkin ada benarnya juga.

Moment itu di tahun 2011. Saat aku baru menjadi siswa SMA. Aku masuk di kelas X5, SMAN 5 Metro. Kelas paling akhir kedua setelah X6. Meski paling akhir tapi kelasku adalah salah satu kelas unggulan.

Kelas yang isinya siswa-siswa unik. Model siswa apa pun rasanya ada disana, lengkap. Siswa paling kecil? Namanya Dirga. Yang paling tua? Sebut saja mbah Suceng (Riki). Paling kurus? Ada juga, namanya Eko. Paling gemuk? Ya, si Risgi.

Paling kriting? Hmm, Fikri. Paling juengkelin? Fadil (aat). Ada juga yang ahli tata kelola ayam (pitek)? Namanya Lupita. Paling kalem? Namanya Kumala. Paling baik (ngutangin pulsa)? Si Annisa. Dan masih banyak lagi keunikan dari masing-masing siswa X5 yang akan terlalu panjang jika ditulis dalam catatan Instagram ini.

Namun, masih ada dua lagi yang tak akan terlewat untuk dituliskan. Keduanya adalah pemegang rekor siswa paling perfect dikelas. Perempuan dan lelaki, yang paling cantik, idaman kaum Adam dan yang paling tampan, idaman para Hawa.

Sayangnya kini, kedua temanku itu tak bisa bersatu meskipun seharusnya serasi jika disatukan. Keduanya adalah Melda dan Irfan. Merekalah teman yang paling istimewa, yang berpengaruh besar dalam memeriahkan suasana kelas.

Di kelas yang paling unik, paling asyik, dan yang paling lucu ketika kami (alumni) menyebutnya dengan nama Grossel. 😂

___
Hayo, Android kalian yang mana?
(Postingan Instagram @sandallll_)

#Cerita masa SMA

0 Response to "Grossel (Gerombolan Sepuluh Lima)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel