BLANTERWISDOM101

Standard Pemahaman Manusia

28 April 2017
Ini bukan tulisan panjang macam essay. Ini hanya tulisan pendek, sekedar pengingat, khusus untuk diriku sendiri dan juga pembaca setia maupun yang hanya salah klik nyasar di blog ini.

Tentang pemahaman manusia. Semua pasti tahu, bahwa standard pemahaman setiap manusia berbeda-beda. Ada pepatah, "Rambut boleh sama hitam, tapi isi kepala pasti berbeda".

Setiap orang, punya cara sendiri-sendiri dalam memahami sesuatu. Apapun itu, baik dalam memahami materi buku atau hanya sekedar ucapan seseorang.

Ada orang yang mampu memahami sesuatu secara penuh (total). Sesuai dengan apa yang sudah ia baca dan maksud dari orang yang membuat wacana tanpa ada kekurangan.

Ada juga yang memahami hanya sebatasnya, tergantung dengan tingkat pemahaman mereka. Dan yang paling berbahaya, yaitu memahami sesuatu hanya berdasarkan kepentingan (pribadi/kelompok) semata.

Coba bayangkan, bagaimana hasil pemahaman ketiga tipe diatas dalam memahami dan menyampaikan kembali maksud dari "Mustaqim orang yang biadab"? 

#Refleksi
Metro, 28 April 2017 

Share This :
Ahmad Mustaqim

- "Aku bukan apa yang kamu lihat, bukan pula apa yang kamu baca bahkan mungkin bukan pula apa yang kamu tafsir. Yang jelas, yang kamu lihat saat ini adalah Aku yang versi numpang di jasad bernama Ahmad Mustaqim."