BLANTERWISDOM101

Eksperimen Sains "Tembakan Tutup Botol"

04 April 2017

Nama: Ahmad Mustaqim
Kelas: PGMI C
NPM: 1501050097
Dosen: Supriyati, M.Pd
#IAIN METRO

Pertanyaan
1. Apa yang mempengaruhi benda diam (tutup botol) bisa meluncur/menembak?
2. Apa yang terjadi dari campuran bahan (Asam cuka+Baking soda) tersebut?

Berdasarkan dua pertanyaan dasar inilah paper ini dibuat, merujuk kepada konsep sains “Gaya: Faktor yang Mempengaruhi Benda Bergerak”. Eksperimen dikembangkan secara sederhana dan menarik. Eksperimen tersebut berjudul “Tembakan Tutup Botol”. Semoga bisa membantu atau memudahkan dalam pengajaran sains.
 
Alat dan Bahan
1. Botol plastik bervolume 600ml (bisa kurang, bisa lebih)
2. Cuka makan / Asam cuka
3. Soda kue. Bukan baking powder, tapi baking soda. Ini berarti NaHCO3 (natrium bikarbonat)
4. Sumbat atau tutup botol yang kuat.
5. Tisu / kapas
6. Air mineral

Dengan peralatan sederhana ini, tutup botol bisa terbang/menembakkan ke atas setinggi lebih dari 1 meter.
 
Proses Eksperimen
1. Untuk membuat, pertama-tama diasumsikan botolnya bervolume 600 ml. Ambil 50 ml cuka, encerkan sampai 200 ml, masukkan dalam botol. Ambil soda kue satu sendok makan, bungkus dengan tisu/kapas satu atau dua lapis, yang penting bisa dipegang dan air tetap bisa merembes.
2. Pegang botol sampai tegak, masukkan gumpalan tisu bersoda kue tersebut, lalu langsung tutup dengan tutup botol. Kocok botolnya, tahan sampai reaksi yang terjadi (gelembung gas) di dalam botol menekan botol secara kuat. Terakhir, buka secara cepat tutup botolnya. Tutup botol itu akan terbang akibat reaksi dan tekanan dari dalam botol tersebut.
3. Jika botol tidak tertutup secara rapat, maka gelembung gas yang timbul pada tahap itu akan keluar dan tekanan semakin kecil. Jika tekanannya kecil maka tembakan tutup botolnya tidak meluncur dengan kuat, bahkan malah bisa tak meluncur sama sekali.

Teori dan Pembahasan
Faktor yang mempengaruhi benda bergerak.
Benda dapat bergerak karena dipengaruhi oleh gaya. Selain itu, ada juga faktor-faktor yang memengaruhi gaya itu sendiri. Misalnya, gravitasi bumi dan tekanan udara.

Gravitasi Bumi
Bola yang kita lemparkan ke udara, akan jatuh kembali ke bawah. Tahukah kamu apakah penyebabnya? Semua benda yang dilemparkan ke atas akan jatuh lagi menuju Bumi. Hal ini karena Bumi memiliki gaya tarik. Akibatnya, Bumi dapat menarik benda-benda tersebut. Gaya tarik Bumi inilah yang disebut gravitasi Bumi. Jika tidak ada gravitasi Bumi, kita tidak mungkin berpijak di Bumi. Tanpa gravitas di bumi, kita akan melayang di udara.

Tekanan Udara
Layang-layang dapat melayang ke udara karena adanya tekanan udara. Tekanan udara dapat menyebabkan benda bergerak. Udara yang bergerak inilah yang disebut angin. Burung yang terbang dapat bergerak karena adanya dorongan angin. Mainan pesawat yang terbuat dari kertas bisa terbang juga karena angin. Begitu pula tutup botol yang meluncur dalam eksperimen ini, ia bergerak karena tekanan udara.

Reaksi yang terjadi di dalam botol
Berdasarkan eksperimen dan pertanyaan diatas, tutup botol tersebut mampu meluncur dikarenakan ada reaksi yang mendorongnya, yaitu:

Baking Soda + Asam Cuka ( Gelembung Gas
Secara kimia:
NaHCO3(s) + CH3COOH(aq) ( CH3COONa(aq) + CO2(g) + H2O(l)

Kesimpulan
Eksperimen ini sangat sederhana. Mengembangkan konsep dasar sains tentang gaya yang mempengaruhi benda bergerak dan faktor yang mempengaruhi gaya tersebut. Dari eksperimen “Tembakan Tutup Botol” ini bisa disimpulkan bahwa:

Tutup botol bisa meluncur/menembak karena ada gaya yang mempengaruhinya. Dan gaya tersebut dipengaruhi oleh tekanan udara (reaksi) yang terjadi di dalam tubuh botol.

Antara Baking soda dan Asam suka yang bereaksi di dalam tubuh botol, menghasilkan gelembung udara yang menekan tutup botol untuk meluncur bebas (menembak).

Share This :
Ahmad Mustaqim

- "Aku bukan apa yang kamu lihat, bukan pula apa yang kamu baca bahkan mungkin bukan pula apa yang kamu tafsir."