BLANTERWISDOM101

Tiga Manusia Bersifat Benda

28 March 2017

Desaku sangatlah indah, asri, dan sejuk. Terdapat banyak petak sawah dan pemandangan pegunungan yang tinggi. Setiap pagi para burung bersenang ria, berkicau menyayikan lagu kebahagiaan.

Tak terkecuali kami, para anak desa yang suka bermain di sawah. Tiap pagi selalu berkumpul bersama memainkan alat musik khas Jawa Barat, Angklung. Gundul Pacul menjadi salah satu lagu terfavorit bagi kami.

Kami bertiga. Umurnya sebaya, sekitar 14 tahunan. Persahabatan kami berlangsung sudah sejak kelas satu SD. Wajar saja, rumah kami tak berjauhan. Sekolahnya pun selalu sama. Dua sahabatku itu adalah Vino dan Dani.

Vino, sahabatku yang satu ini keras kepala. Tak mau dinasehati dan selalu kukuh dengan kemauannya. Apapun yang di inginkan, pokoknya harus di iya kan. Seperti saat ia meminta uang jajan sekolah ke Ibunya, minta Rp.5.000 ya harus dituruti, kalau tidak maka ia akan malas sekolah.

Walaupun sang ibu sudah menasihatinya, tetap saja ia tak berubah. Hingga saat ini, aku memanggilnya dengan panggilan akrab Vino si manusia Padat. Ya, karena sifatnya mirip dengan sifat benda padat: keras, tak bisa menyesuaikan keadaan dan sulit untuk diubah.

Sahabatku yang paling muda. Umurnya 13,7 tahun. Dialah si Dani. Dani sungguh berbeda dari pada Vino. Mereka bagaikan dua kubu yang sangat berlawanan. Kalau Vino sifatnya keras kepala dan susah diatur mirip sifat benda padat, Dani justru mirip dengan sifat benda cair. Ia selalu nurut saat dinasihati oleh siapapun, ia patuh, selalu mengikuti perintah. Ya, sama dengan air yang selalu mengikuti bentuk benda apapun yang ditempatinya.

Panggilan akrab merupakan salah satu ciri khas dari persahabatan. Maka aku pun punya panggilan itu. Disebutlah aku sebagai Manusia Gas. Kata Dani dan Vino, aku ini mirip gas. Sifat dari benda gas adalah selalu menempati ruangan. Alasan mereka memanggilku Manusia Gas tak lain karena saat aku melakukan sesuatu tak pernah kelihatan, tapi terasa pengaruhnya. Ya, aku sering kentut.

Sifat kami bertiga memang berbeda dan unik. Vino pikirannya keras seperti benda padat yang susah di bentuk. Dani selalu ikut apapun nasehat orang, mengalir saja seperti air, ikut bentuk perintah apapun yang diterima. Dan aku, si Manusia Gas, yang sering kentut. Kentut memanglah gas, sifatnya bisa menempati ruangan meski tak kelihatan wujudnya.

___
#CerpenAnak
#Benda & Sifatnya
#Sains kelas 4 
Share This :
Ahmad Mustaqim

- "Aku bukan apa yang kamu lihat, bukan pula apa yang kamu baca bahkan mungkin bukan pula apa yang kamu tafsir. Yang jelas, yang kamu lihat saat ini adalah Aku yang versi numpang di jasad bernama Ahmad Mustaqim."