Impian Mukidi

Oleh: Ahmad Mustaqim, Mahasiswa IAIN METRO

Mukidi, orang jadul yang saat ini sedang populer sebentar lagi akan menjadi miliarder. Benar saja, akal cerdiknya dalam membuat fakta aneh melalui tulisan, menarik perhatian seorang Bankir untuk menantang kecerdasannya dengan beberapa pertanyaan di "kursi panas". Mukidi jelas tak menolak, sebab sejak kecil ia sudah bermimpi untuk jadi miliarder.

(H: Host, M: Mukidi)

H: Selamat malam, Mr. Mukidi. Terimakasih telah menghadiri undangan kami.

M: Panggil aja, Lik Mukidi. Nggak usah mistar-misteran.

H: Oke, Lik Mukidi. Anda siap untuk beberapa pertanyaan ini? Ada tiga pertanyaan yang wajib anda jawab dengan benar. Apakah Anda siap untuk jadi miliarder?

M: Woooh.., jangan ditanya.. jelas siap.

H: Pertanyaan pertama. Siapa nama wakil presiden Indonesia pertama? (A.Soekarno, B.Moh. Hatta, C.KH. Wahid Hasyim D.H. Agus Salim)

M: B, pak Host. (Kamu kok ngremehin saya. Huruf awal di kunci jawaban itu menandakan hasil yang paling benar, B karena artinya Benar)

H: Anda yakin?

M: Sampean nggak usah buat saya jadi ragu!!! (Banting ikat pinggang)

H: Maafkan saya, Lik Mukidi. Baiklah, saya kunci jawaban Anda.

M: Kesuen...

H: Dan jawaban Anda adalah......, benar. Selamat Anda mendapatkan 500juta rupiah.

M: Sudah kuduga. Hidup, Lik Mukidi (Nyari duit ternyata gampang)

H: Lanjut ke pertanyaan kedua. Pertanyaan Ini sangat menentukan bagi Anda, Lik. Dan pertanyaannya adalah, Apa kepanjangan dari SIM? (A.Surat Izin Magang, B.Surat Izin Meninggal, C.Surat Izin Mengemudi. D.Surat Izin Maksiat)

M: Ehh.., ya Ampuuun.., opo iki. Sulit, pak Host. Saya pakai "Phone a friend".

H: Silakan digunakan. Diberikan waktu 20 detik dari sekarang.

Mukidi akhirnya menelfon ibunya. Dan berikut pesan dari ibunya, "Dasar goblok koe Le, buka'o dompetmu, jupuk SIM'e, tros diwoco!!!" Mukidi pun paham.

M: Jawabannya jelas C, pak Host. (Ternyata benar kata Ibu. SIM ku C, berarti jawabannya C)

H: Luar biasa sekali, Lik Mukidi. Anda memang jenius. Selamat 750 juta sudah anda dapatkan. Jawaban Anda benar.

M: Ahh.., lebay. Biasa aja keules.

H: (Hening)

M: Ini sudah selesai? kalau sudah mau pulang saya.

H: Sabar, Lik Mukidi. Masih ada satu langkah lagi untuk menuju 1 Miliar Rupiah. Mudah sekali, hanya satu pertanyaan dengan dua pilihan jawaban. Apakah anda siap?

M: Jangan remehkan, Lik Mukidi. Sepertinya sampean sok kaya juga. Harta 1 Miliar mau dikasihkan saya. Ayo segera dimulai, saya sangat siap.

H: (Merogoh kantong, mengeluarkan pistol) Pilih? A.Harta atau B.Nyawa

M: (Mengangkat tangan, hening)

H: Jawaaaabbbb.....! Mau saya tembak sekarang juga?

M: Nya.. Nyaa. Waa. Nyawa, pak Host.

H: Baik, saya kunci jawabannya.

M: (Bengong, shock)

H: Sayang sekali, Lik Mukidi. Jawaban anda salah. Harta adalah jawaban yang benar. Untuk itu, hadiah Anda dinyatakan Hangus.

Malam yang sangat menegangkan bagi Lik Mukidi. Sungguh sayang, harapan yang sudah di depan mata harus gagal karena salah dalam menjawab pertanyaan terakhir. Impian Lik Mukidi untuk menjadi miliarder pun gagal total.

0 Response to "Impian Mukidi "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel