Buka Bersama SMPN 6 Metro '11

Bukber atau orang menyebutnya buka bersama, adalah agenda yang menurutku sunnah muakad di bulan ramadhan. Atau malah wajib. Seakan puasa terasa hampa jika tanpa acara bukber.

Selain menikmati makanan dan minuman bersama. Bukber adalah acara silaturahmi antar keluarga atau teman. Ada yang keluarganya memang jauh atau temannya yang jauh, di acara bukber inilah semuanya berkumpul.

Seperti yang ku rasakan malam ini. Bukber yang diadakan teman-teman se-SMP, SMPN 6 Metro angkatan 2011. Acara yang sebelumnya diplanning agak ruwet. Yang katanya cuma wacana atau pance, akhirnya terlaksana.

Bicara tentang SMP. Pasti semuanya pun teringat dengan masa dimana kita semua masih bocah ingusan yang bergaya sok hebat, selalu nyalahi aturan, dan yang jelas lebaynya luar biasa—bisa kalian bandingkan sendiri foto masa SMP dan sekarang.

Berangkat sekolah supaya jadi orang yang baik. Tapi di hari sabtu, waktu pelajaran Pengembangan Diri malah bolos loncat pagar, disuruh pakai kaos kaki panjang malah ngeyel pakai pendek, ada juga yang ketahuan nyontek, kena razia rambut padahal sudah diingatkan sebelumnya dan masih banyak kejadian edan masa SMP yang tak bisa disebutkan.

Di acara bukber ini, aku yang masa SMP nya berada di kelas VII 3, VIII 4, dan IX 5 akhirnya bertemu kembali dengan teman-teman yang pernah sekelas bareng. Ada Galang—Mafia VII 3, Alfian—Begundal VIII 4, dan Ilham AP— Bocah micin IX 5. Ketiganya saat ini sudah sangat berbeda.

Dulu, Galang dikelas VII 3 bocahnya ceriwis kakehan ngomong. Dan yang paling melekat diingat dari seorang Galang adalah bocahe sing ireng (hahaha). Tapi sekarang, dia sudah berubah menjadi Galang yang dewasa, bekerja sebagai PNS di Bea Cukai, duitnya jelas banyak. Tapi sayang, semakin dewasa irengnya nggak hilang juga.

Alfian dan Ilham AP, keduanya dulu bareng di kelas IX 5 dan bertubuh pendek. Sekarang mereka malah jauh berbeda, keduanya bertumbuh menjadi orang yang tinggi. Mungkin karena terbiasa makan bambu. Tapi itu nggak benar, setelah ku tanya langsung dengan Ilham AP, ternyata pertumbuhan pesatnya itu terjadi karena dia terbiasa "nyedoti susu".

Adalagi Fahrun Nisa, gadis asli suku Lampung ini kalau mau dituliskan rasanya nggak muat satu paragraf. Terlalu banyak cerita dengannya. Soalnya ini teman paling lama, dari SD sampai SMA bareng terus. Tapi sayang, saat ini Tuhan telah memisahkan kami di Universitas yang berbeda.

Ilham dan Rizal M Isman (Paijo), waah kalau dua ini nggak bisa ku deskripsikan banyak. Seingetku, mereka berdua adalah teman "se-gelutan". "Mergo sak perguruan beladiri cah... ", "wes pokok'e koe wong tak tunggu sampe dadi pemain UFC!!"

Lanjut, teman yang ini nggak terlalu deket sih di SMP, ada Licha dan Shindy. Keduanya memiliki kesamaan, sebagai anak guru SMPN 6 Metro. Licha, "aku terlalu ingat sewaktu masih di kelas VII dan di marahi oleh ibumu karena nyanyi lagu wajib mulutnya nggak sambil mangap. Hha." Karena ibunya ngajar nyanyi akhirnya anaknya pun pintar nyanyi. "Aku punya lagumu yang feat El-Nino itu. Tapi maaf nih, aku belum ngefans sama kamu. Hha."

Shindy, "kamu perlu tau kalau dulu aku pernah di jewer sama bapakmu, tapi saat itu aku nggak kepikiran untuk lapor polisi biar terkenal seperti yang di TV itu. Atau mungkin gini enaknya, aku lapor sekarang aja deh ke kamu. Hhe"

Ada juga Rizal dan Ridho, aku sebut 2R aja deh biar mudah. 2R ini adalah bujang asal punggur yang se-SMP denganku. Kalau kata Panji, mereka di SMP-nya suka becandaan ala OVJ gitu. Pokok'e asal nyeplos ae lah. Dan sekarang punggur bukanlah tempat tetap bagi mereka—semuanya kuliah di Jawa.

Naah, sekarang Panji. Teman satu ini adalah teman seperjuangan. Teman sejak SD sampai SMP. Seperjuangannya ketika kami gagal di SBMPTN 2014, dan kami niat ngotot di 2015. Karena masih gagal lagi di 2015, sekarang dia lebih suka mainan Androidnya. Otak-atik apa aja, terutama bagian kamera. Katanya sih mau jadi Photographer—katanya lho.

Mar'i, kalau ingat nama ini pasti aku juga ingat sama Raiz. Pokoknya kalian itu sudah duo sejoli—ingat duo sejoli, bukan duo suami lho yaaa. Mar'i, kamu kata Panji juga sama seperti Ridho dan Rizal, suka ngelucu gitu, tapi lebih keseringan krik krik krik nya. Hha

Ada Iis, hmm apa ya tentang iis. Masih kata Panji nih, Iis adalah cewek yang aktif dikelas dan pintar—jelas, lebih pintar dari Panji. Bukber mungkin bakalan benar jadi wacana atau pance kalau kamu nggak ada Is. Mantapp.

Kemudian ada Irfan dan Fachri. Irfan sangat jelas, reputasi teman satu ini luar biasa. Begal mana pun pasti mengenalnya—termasuk seniornya Ilham AP. Anak Teknik dari UNILA ini jika dilihat dari segi tampilan sudah bisa ditebak kalau dia adalah, Preman.

Kalau untuk Fachri, ini teman yang luar biasa unik. Kami sekelas bareng di IX 5, saat ulangan sering contekan sudah pasti. Tapi sekarang, dia sudah berubah dari unik menjadi antik, rambutnya itu lho makin gondrong aja. Sedikit saran aja deh untuk Fachri, "coba kamu berhijab bro, aku yakin pasti cuakepss."

Dan yang terakhir aku sendiri. Begundal SMPN6 yang ala kadarnya, Ahmad. Hhe

Kami inilah yang berangkat bukber di Pondok Family 21. Sebuah kebersamaan yang bagiku jarang terjadi. Meski hanya belasan orang tapi tak membuat kami kecewa, sebab nasi dan ayam bakar tetap saja terasa nikmat.

Seusai bukber, kami pun kumpul dan berfoto bersama. Rasanya memang kurang afdol jika mengadakan acara tanpa ada sesi foto bareng. Lalu kami foto-foto sepuasnya hingga waktu tak terasa makin malam. Dan akhirnya, kami pun pulang kerumah masing-masing dengan bahagia.

Begitulah, agenda yang katanya cuma wacana atau pance doang, akhirnya bisa terlaksana dengan kebersamaan yang seadanya. Sebenarnya Alumni SMPN 6 Metro angkatan 2011 ada banyak, tapi setidaknya dengan belasan orang ini kebersamaan itu bisa diwakilkan atas nama satu angkatan. Semoga kita semuanya selalu dipertemukan kembali olehNya. Aamiin.

____
Metro, 02 Juli 2016 || Ramadhan Bukber Alumni SMPN 6 Metro Angkatan 2011.

*Note: Tulisan ini dibuat sebagai kenang-kenangan pribadi. Mohon maaf jika menyinggung. Kalau memang tersinggung dan minta dihapus atau diganti bisa kok, kontak langsung saja ke saya.

*Cerita: Diambil dari pengalaman saya pribadi dan Panji Zannadu.

Untuk foto, nanti saya update lagi kalau sudah dikirimi sumbernya.

Semoga terhibur.

0 Response to "Buka Bersama SMPN 6 Metro '11 "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel