Pendidikan Menuntutmu Untuk Menjadi Pemberani

Pendidikan adalah kegiatan belajar atau mencari ilmu guna menambah pengetahuan dari yang tidak diketahui menjadi tahu. Pendidikan juga tak mengenal keadaan, yang tua, muda, kaya, miskin dan lainnya semua membutuhkan pendidikan.

Tidak mengherankan jika di zaman yang sudah modern ini banyak anak-anak disekolahkan yang tinggi oleh kedua orangtuanya. Alasannya supaya nanti mudah memperoleh pekerjaan dan menjadi manusia unggul (berprestasi dan memperoleh gelar). Namun apakah tujuan pendidikan hanya sebatas itu?

Tujuan inti dari pendidikan bukanlah sekedar mempermudah mendapatkan pekerjaan dan memperoleh gelar, namun melatih manusia agar berani dalam memutuskan apa yang ingin dilakukan, mengerjakan apa yang di cita-citakan dan berani mengambil resiko terberat dari apa yang telah dipilih.

Kalau tujuan pendidikan hanya sebatas mendapatkan pekerjaan, maka belajar akan selesai ketika pekerjaan itu didapatkan. Kalau tujuan pendidikan hanya untuk sebuah gelar, maka belajar akan selesai setelah lulus pendidikan. Adanya pendidikan pasti menuntut manusia agar belajar dan belajar adalah menuntut manusia untuk menjadi pribadi yang berani.

Ketika pendidikan hanya menghantarkan pada rasa takut, was-was atau bahkan minder melakukan sesuatu, maka segeralah cari pendidikan lain yang memberikan atau mendatangkan sikap keberanian.

Saat ini masih banyak mahasiswa yang seharusnya cakap dan kritis malah menjadi mahasiswa minderan. Mahasiswa yang seharusnya menjadi manusia intelektual tapi tidak pernah membaca buku. Mahasiswa yang seharusnya berani dalam mengungkapkan gagasan atau komentarnya tapi kenyataannya merasa takut untuk menyampaikan. Jadi kemana saja mereka selama dua belas tahun menempuh pendidikan tapi tak memiliki sikap berani dalam hal ini?

Memang pada dasarnya setiap manusia memiliki tujuan masing-masing dalam menempuh pendidikan yang tidak diketahui orang lain. Tapi ketika pendidikan ditempuh dan outputnya masih menjadi manusia penakut, apakah itu dikatakan sukses dalam menempuh pendidikan?

Misalnya ketika seseorang memiliki cita-cita menjadi guru, maka sudah seharusnya berpendidikan tinggi. Namun ketika sudah menempuh pendidikan yang cukup lama, ia tetap saja tidak menjadi pribadi yang berani, apakah ia bisa menjadi guru yang hebat? Maju kedepan untuk simulasi guru saja takut, berani maju simulasi guru tapi setelah dikritik malah down, dan untuk mengungkapkan pikirannya saja takut. Barangkali selama pendidikan mereka hanya duduk menerima doktrin yang disampaikan dosen atau gurunya.

Sikap berani adalah tujuan dari sebuah pendidikan yang wajib didapatkan oleh semua peserta didik terutama mahasiswa. Ketika mahasiswa dilabeli sebagai kaum kritis tapi tak memiliki sikap berani, maka bisa jadi mereka belum mengerti makna pendidikan yang sebenarnya.

Oleh karena itu, pada Hari Pendidikan Nasional yang telah diperigati, kita selaku kaum peserta didik harus mengoreksi tujuan pendidikan kita. Apakah kita sudah menjadi pribadi yang berani? Saat tujuan itu belum tercapai maka makna pendidikan yang sebenarnya belum diperoleh secara penuh. Wallahu A’lam Bishawab

___
Tulisan ini terbit di Lampost edisi (03 Mei 2016)

0 Response to "Pendidikan Menuntutmu Untuk Menjadi Pemberani"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel