Makalah Teori Pembentukan Tata Surya

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini berkembang dengan sangat pesat. Umat manusia dengan kurioritasnya, selalu berusaha untuk menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan tentang alam sekitar dan sebagainya agar memperoleh jawaban yang memuaskan. Dulu, alam semesta merupakan hal yang sulit untuk dipahami dan penuh dengan hal yang misterius. Namun sekarang dengan perkembangan tehknologi, manusia kini mampu untuk memecahkan pertanyaan - petanyaan yang dulu hanya dijawab seadanya. Alam semesta dan tata surya dulu merupakan hal yang dapat dikatakan seperti dunia mimpi bagi manusia, kini dapat kita pelajari dan kita ketahui dengan mudah. Gejala-gejala alam yang misterius juga dapat kita ketahui.
Dalam makalah ini penulis ditugasi membuat tugas tentang Teori Pembentukan Tata Surya. Semoga makalah ini mampu menambah wawasan para pembaca yang budiman.

B. Rumusan Masalah
1. Apa itu Tata Surya?
2. Bagaimana Sains Menjelaskan Asal Usul Tata Surya?
3. Bagaimana Agama Islam Menjelaskan Asal Usul Tata Surya?
4. Hikmah Apa Saja yang Bisa Kita Ambil?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Tata Surya
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek itu berupa planet, satelit (buatan/alami) dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya yang tersusun secara rapi.
Lantas, bagaimana tata surya yang terdiri dari banyaknya benda langit itu bisa terbentuk dan tersusun rapi? Adanya sains sedikit menjelaskan proses terbentuknya tata surya yang berupa teori (hipotesis) dari berbagai tokoh. Lalu bagaimana Islam menjelaskan teori pembentukan tata surya ini? Itulah yang akan kita bahas. Silakan dipahami.

B. Sains Menjelaskan Pembentukan Tata Surya
Adanya Sains sangat membantu manusia dalam memahami segala peristiwa yang terjadi di alam semesta ini. Tak terkecuali dalam Teori Pembentukan Tata Surya yang dikemukanan oleh beberapa tokoh. Secara ringkas, masing-masing teori itu sebagai berikut:
a. Teori Nebula (Kabut)
Teori ini muncul sekitar tahun 1749-1827 yang diutarakan oleh Immanuel Kant dan Piere Simon de Laplace. Menurut teori ini tata surya berawal dari sebuah kabut yang berpijar dan berpilin di luar angkasa. Kabut tersebut berputar sehingga membentuk bola dan semakin kecil bola tersebut, putarannya semakin cepat. Akibatnya, bentuk bola itu semakin melebar pada bagian equatornya. Bahkan, ada sebagian massa kabut gas menjauh dari intinya dan membentuk cincin di sekeliling inti kabut tersebut.
Kabut-kabut itulah yang kemudian membeku dan menjadi planet-planet. Sedangkan bagian inti yang masih berpijar menjadi inti dari pusat tata surya, yaitu Matahari.

b. Teori Planetesimal
Teori ini muncul sekitar tahun 1843-1952 yang diutarakan oleh Thomas C. Chamberlin dan Forest R. Moulton. Mereka menjelaskan bahwa tata surya terbentuk akibat bintang lain yang memiliki massa yang sama besar mendekati matahari. Kedekatan tersebut mengakibatkan bagian permukaan metahari tonjolan-tonjolan dan terbentuk dua lengan spiral panjang akibat dari gravitasi yang disebabkan oleh bintang tersebut.
Ketika bintang itu menjauh, sebagian besar materi tertarik kembali oleh matahari dan sebagian lainnya menetap di orbit, mendingin dan menjadi padat, sehingga terbentuklah benda-benda langit. Materi yang kecil (planetesimal) menjadi komet dan asteroid sedangkan materi yang besar (protoplanet) menjadi planet dan satelit.

c. Teori Bintang Kembar
Teori ini muncul sekitar tahun 1956 yang diutarakan oleh R. A. Lyttleton dan Fred Hoyle. Teori ini mengatakan bahwa mula-mula ada dua bintang kembar kemudian salah satu bintang meledak. Karena pengaruh gravitasi, bintang yang meledak menjadi kepingan-kepingan kecil yang bergerak mengelilingi bintang yang tidak meledak.
Bintang yang tidak meledak adalah Matahari, sedangkan kepingan-kepingan kecil itu berubah menjadi planet-planet serta benda langit lainnya.

d. Teori Pasang Surut
Teori ini muncul sekitar tahun 1877-1946 yang diutarakan oleh Sir James Jeans dan Harold Jeffreys. Teori ini sangat mirip dengan teori Planetesimal yaitu adanya bintang yang mendekati dan menarik materi Matahari kemudian membentuk seperti cerutu. Pada bagian tengah cerutu besar, sedangkan bagian ujung dan pangkalnya kecil.
Setelah bintang tersebut pergi, cerutu terus berputar mengelilingi Matahari. Lama-kelamaan cerutu tersebut mendingin dan membentuk bulatan menjadi planet. Sedangkan matahari awal tetap menjadi matahari.

e. Teori Protoplanet (Awan Debu)
Teori ini muncul sekitar tahun 1940an yang diutarakan oleh Carl von Weizsaeker dan Gerard P. Kuiper di tahun 1950an. Teori ini mengungkapkan bahwa tata surya pada mulanya berbentuk awan yang sangat luas yang terdiri atas debu gas hidrogen, dan gas helium.
Partikel awan ini kemudian saling tarik-menarik, berputar cepat dan teratur. Lama-kelamaan terbentuklah piringan cakram dimana bagian tengahnya mengelembung dan bagian tepinya menyempit. Inti cakram menjadi matahari sedangkan bagian tepinya menjadi planet-planet.

C. Agama Islam Menjelaskan Pembentukan Tata Surya
Agama islam yang berpedoman pada Al Quran juga memiliki penjelasan mengenai terbentuknya Tata Surya. Dalam Al Quran sudah urut penjelasannya. Yaitu sebagai berikut:
• Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman? (QS. Al-Anbiya : 30)
• ....Dan sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (QS. Al-Hajj : 47)
• Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu. (QS. Ghafir : 68)
• Katakankalah, “Pantaskah kamu ingkar kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan pula sekutu-sekutu bagi-Nya? Itulah Tuhan seluruh Alam.” (QS. Fushshilat : 9)
• Dan Dia menciptakan bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya (dengan ianosfer) dan menentukan waktunya (rotasi dan orbit) dalam empat masa, bersamaan bagi mereka yang bertanya. (QS. Fushshilat : 10)
• Kemudian Dia selesaikan Tata surya dan dia berupa gumpalan api, lalu Dia berfirman kepadanya dan pada Bumi, “Datanglah kalian berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa.” Keduanya menjawab, “Kami datang dengan patuh.” (QS. Fushshilat : 11)
• Lalu Diciptakan-Nya tujuh langit (planet) dalam dua masa dan mewahyukan pada setiap langit (planet) urusannya. Dan Kami hiasi semesta dunia ini dengan bintang-bintang berapi serta penjagaan. Itulah ketentuan Yang Perkasa dan Maha Mengetahui (QS. Fushshilat : 12)

D. Hikmah yang Bisa Kita Ambil
Dari uraian diatas tentang Teori Pembentukan Tata Surya. Kita bisa memetik hikmah. Bahwasanya segala teori yang dijelaskan (Sains) masih berupa hipotesis (dugaan). Meskipun demikian Islam yang jauh waktu ternyata sudah menjelaskan dalam Al Quran. Maka, hikmah yang harusnya kita dapatkan adalah Tata Surya diciptakan begitu sempurna dan indahnya oleh Allah SWT dan sudah seharusnya kita selalu meningkatkan taqwa pada Allah SWT. Subhanallah

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sains memilik beberapa penjelasan mengenai Teori Pembentukan Tata Surya, Yaitu :
a. Teori Nebula
b. Teori Planetesimal
c. Teori Bintang Kembar
d. Teori Pasang Surut
e. Teori Protoplanet
Islam memilik penjelasan mengenai Pembentukan Tata Surya yang dijelaskan secara urut dalam surah-surah yang tertera dalam Bab Pembahasan.

B. Saran
Dengan adanya makalah ini penulis mengharapkan agar para pembaca dapat memahami inti dari pembahasan Teori Pembentukan Tata Surya secara sederhana yang kemudian dapat diperdalam lagi oleh pemikiran pembaca masing-masing.  Penulis juga berharap agar makalah ini dapat menjadi bahan pertimbangan suatu argument.  Jika terdapat kekurangan, dengan senang hati penulis akan menerima kritik dan saran yang membangun agar pada kesempatan selanjutnya penulis dapat menuliskan makalah yang lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA

Drs. Yana Karyana, M. Si, Menyonsong Olimpiade Sains Nasional : Geosains SMA, (Yogyakarta: CV. Intersolusi Pressindo Yogyakarta, 2010)

Widagdo Mangunwiyoto &  Harjono, Pokok-pokok Fisika SMP untuk Kelas VII, (Jakarta : Penerbit Erlangga, 2004)

www.wikipedia.com

http://www.isains.com/2015/09/penciptaan-tata-surya-menurut-alquran.html

(Untuk download makalah ini silakan klik disini

0 Response to "Makalah Teori Pembentukan Tata Surya "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel