Hikmah

Suatu kebiasaan bagi saya ketika jam perkuliah telah usai tak jauh dari waktu dzuhur. Saya selalu menyempatkan untuk shalat dzuhur berjamaah di masjid kampus. Mahasiswa, dosen serta warga area kampus pun berkumpul beribadah bersama.

Saat semua telah selesai shalat berjamah, sebagian ada yang lanjut dengan menjalankan shalat sunnah rawatib dua rakaat dan ada juga yang selesai begitu saja, berdoa lalu pergi. Setelah itu, beberapa mahasiswa beristirahat dan menikmati wifi gratis, semua sibuk saling ngobrol, sibuk dengan smartphone, laptop serta berbagai tugas kuliahnya (termasuk saya).

Namun kali ini saya melihat sesuatu yang berbeda. Mata saya tertuju pada seseorang yang sedang bertilawah. Ia adalah mamas penjual gorengan yang biasanya keliling area kampus (saya belum tahu namanya). Memang setiap harinya ia sering berjamah di masjid kampus, bahkan ia jarang telat dalam melakukan shalat sunnah. Namun kali ini saya melihatnya begitu khusyuk dalam membaca mushaf-Nya. Sejauh mata memandang hanya beliau yang sedang sibuk duduk membaca kalam Allah SWT.

Setelah selesai dengan tilawahnya, ia pun berdoa kemudian beristirahat sejenak (tidak lama hanya tiduran sekitar 10 menit) lalu lanjut menjajakkan barang dagangannya kembali.

Mungkin ini hal biasa, karena beliau merupakan seorang muslim. Namun ada hal berbeda darinya yang membuat saya sadar. Mamas tersebut memiliki suatu perbedaan yang menonjol dari para mahasiswa bahkan warga yang ada dikampus. Ketika semua warga kampus diberi oleh Allah suatu kesempurnaan dalam berbicara, namun tidak dengan mamas tersebut. Mohon maaf, dalam berbicara mamas itu memang ada kekurangan (alias cedal atau kurang jelas atau sedikit bisu, saya tidak bisa memastikan).

Dalam hati saya, "beliau yang memiliki suatu kekurangan pun begitu taat dalam beribadah, bahkan ibadah sunnah selalu ia lakukan". Akhirnya saya pun bertanya pada diri saya sendiri, "apakah saat ini saya sudah setaat beliau?". Sejenak saya berpikir, kemudian saya berdoa. "ya Allah, lindungilah beliau dan mudahkanlah segala rizki untuknya. Aamiin".

STAIN METRO, 06 April 2016
___
Semoga bermanfaat. 

0 Response to "Hikmah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel