Yang Bodoh pun Pasti Cerdas

Sebuah pengalaman yang pernah saya alami, ketika harus dikatakan "bodoh" oleh teman saya. Bagi saya ia adalah orang bodoh, tapi ia telah mengatakan saya sebagai orang bodoh. Jadi, saya itu dibodohkan oleh orang yang bodoh.

Apakah saya lebih cerdas darinya?
Jawabannya jelas iya.
Apakah saya lebih bodoh darinya?
Jawabannya pun juga, jelas iya.

Lho..., jadi siapa yang lebih cerdas? Jawabannya kami semua.

***
Sering kita beranggapan bahwa kita (manusia berpendidikan) lebih cerdas dari mereka yang pendidikannya lebih rendah dibandingkan kita. Alasannya sederhana, lebih mengetahui, lebih berpendidikan, lebih berpengalaman, dan lain sebagainya.

Kalau beranggapan seperti itu, jelas kurang tepat. Seperti pengalaman saya diatas. Saat itu saya masih duduk dikelas 3 SMA dan teman yang membodohkan saya hanya lulusan SD. Jika dipandang dari segi pendidikan, saya pun harusnya lebih cerdas. Namun, pada akhirnya saya tetap saja bodoh darinya.

Kala itu, saya harus bermain bola dengannya. Dibandingkan dengannya jelas saya lebih bodoh dalam permainan ini, belum lagi untuk membuat keterampilan (layang-layang) ia pun sangat jago. Bahkan saat saya berhasil membuat layang-layang pun masih dikatakan bodoh olehnya, "Whoo..., pekok koe, ojo terlalu tipis. Layangan gedi nek tipis ngeneki yo tugel, wes kene tak gawekno wae". (Whoo..., bodoh kamu, jangan terlalu tipis (kerangkanya). Layangan besar kalau tipis begini ya patah, sudah sini saya buatkan saja).

Sebab pengalaman ini, terlintaslah pikiran dalam benak saya, bahwa pada dasarnya manusia adalah cerdas dan bodoh. Jadi, tidak ada manusia yang cerdas sempurna ataupun bodoh sempurna. Karena manusia diciptakan oleh Allah hanya dalam bentuk yang sebaik-baiknya, bukan sesempurna-purnanya. So..., pasti ada titik lemah dari manusia yang pada akhirnya akan dikatakan sisi "bodohnya".

Saya beri contoh lain deh. Mungkin pak Ahok vs Ronaldo, pak Ahok sangat cerdas sekali dalam berpolitik dan memimpin. Apakah ronaldo jago berpolitik? Hahaha. Begitupun sebaliknya, apakah pak Ahok bisa lebih cerdas seperti Ronaldo dalam bermain bola? Hahaha. (anda jawab saja sendiri)

Atau mungkin ada yang beranggapan bahwa mereka (orang idiot) lebih bodoh dari anda. Walaahh...., sudah banyak contoh orang-orang seperti itu malah lebih cerdas, ada yang cerdas bermain piano, nyanyi, cerdas menghibur, dan lainnya.

Yaa..., kurang lebihnya seperti itu. Si cerdas pun pasti ada bodohnya dan si bodoh pun pasti ada cerdasnya. Oleh karena itu, stop deh mengatakan diri sendiri lebih cerdas apalagi membodohkan orang lain. Sebab bodoh ataupun cerdas itu luas maknanya. Memang pada waktu tertentu kita akan terlihat cerdas dari yang lain, tapi saya yakin diwaktu yang lain kita juga akan terlihat bodohnya. Pokoknya koreksi saja deh, kita juga masih banyak kan bodohnya.

"Manusia itu diciptakan untuk melakukan sesuatu, bukan melakukan segalanya". Sebab ini, manusia pasti memiliki sisi cerdas dan sisi bodohnya.

Metro, 21 Maret 2016
____
Wallahu A'lam Bishawab.
Semoga ada manfaatnya :D

0 Response to "Yang Bodoh pun Pasti Cerdas "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel