Pengalaman Saya dengan Teman Nasrani dan Kitab Injilnya

Islam dan Kristen, apa yang membedakan dari keduanya? Jelas banyak. Tapi yang paling mendasar adalah tentang Isa/Yesus, dimana dalam Islam Isa dianggap sebagai Nabi dan di Kristen Isa dianggap Tuhan.

Sudah banyak perdebatan yang terjadi tentang hal tersebut. Namun dalam tulisan ini saya tidak akan menjelaskan itu, melainkan sedikit berbagi tentang pengalaman saya membaca kitab Injil dan sedikit kisah tentang Nabi Adam As versi Injil.

Saat itu saya berada di kost'an teman SMA, ia adalah penganut agama Kristen. Di sela-sela waktu kami bersantai dikamar, saya melihat kitab injilnya tergeletak diatas meja. Dengan penasaran saya membaca kitab tersebut.

Seperti yang kalian tahu, dalam Injil ada dua fase penulisan, yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru. Saat membacanya saya sempat heran, didalam perjanjian lama, saya membaca dan memahami bahwa kata "Tuhanku" itu masih tertuju pada Allah. Namun berbeda di perjanjian baru, dimana kata tersebut telah berubah makna dengan Yesus yang diartikan sebagai Tuhan.

Saya hanya membaca sekilas-sekilas saja dari kitab itu. Bagi saya untuk apa menamatkan kitab orang lain, toh akhirnya juga aqidah saya Islam.

Walau hanya sekilas, tapi saya pun heran dengan pemakaian makna Tuhan di perjanjian lama dan perjanjian baru itu. Akhirnya saya memberanikan diri bertanya pada temanku ini.

"Konsep Trinitas dalam Kristen, berarti kamu menganut percaya tiga Tuhan?"
"Bukan, saya hanya percaya bahwa Yesus lah Tuhanku, lihat kalungku ini (bentuknya simbol Salib), ini maksudnya Yesus sudah kembali (bangkit), dan saat itulah yang benar bahwa Yesus sudah menjadi Tuhan".

Karena ungkapan ini, saya jadi paham kenapa Kristen terpecah menjadi berbagai sekte seperti Islam, salah satu penyebab adalah adanya perbedaan penafsiran setelah Yesus wafat dan bangkit.

"Lalu bagaimana maksudnya, jika Tuhan dalam perjanjian lama ditujukan pada Allah sedangkan di perjanjian baru ditujukan kepada Yesus, berarti awal kepercayaan kalian adalah Allah sebagai Tuhan?" Saya menanyakan ini dengan sangat penasaran. Namun, saat itu kami dalam keadaan lelah seharian belajar di sekolah, dengan nada malas temanku menjawab "Tanyakan saja pada pendetaku".

Yasudah, saya tak mau memperdebatkan ini. Selanjutnya saya juga membaca cerita tentang Nabi Adam di surga dan penyebab keluarnya Nabi Adam dari surga, cerita ini dituangkan dalam perjanjian lama.

Tidak jauh berbeda cerita antara Alquran dan Injil mengenai kisah Adam As, hanya sedikit perbedaan dalam mengisahkan Iblis yang menggoda Adam dan Hawa. Jika dalam Islam, Iblis membisikan untuk memakan buah terlarang, didalam perjanjian lama Iblis menjelma menjadi seekor Ular dan memengaruhi Adam serta Hawa untuk memakan buah terlarang itu.

Karena itu, saat saya bertanya kepada teman saya. Hewan apa yang paling di benci dalam ajaran Kristen? Dia menjawab Ular.

Islam dan Kristen memanglah berbeda. Rasa penasaran ini memang tak terjawab dengan puas. Namun, tak ada salahnya sekedar memahami apa yang ada dalam pikiran teman saya tentang agamanya dan sedikit kisah dibalik Injil.

0 Response to "Pengalaman Saya dengan Teman Nasrani dan Kitab Injilnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel