Paham Radikal Terorisme dan Zionisme

Terorisme merupakan serangan-serangan yang terkoordinasi, dengan tujuan membangkitkan perasaan teror terhadap kelompok masyarakat, bangsa, dan negara. Sedangkan, zionisme adalah gerakan nasional orang Yahudi dan budaya Yahudi, yang berniat untuk menciptakan tanah air, yakni Tanah Israel. Kedua definisi memang berbeda, tapi memiliki kesamaan yang jelas secara fakta, mereka sangat kejam.



Kasus teror belum lama terjadi di Paris (13/11/2015). Serangan bom bunuh diri yang diduga kuat berasal dari terorisme ISIS, mendadak menjadi headline dan trending topic di berbagai media. Sebanyak 130 orang tewas, dan 200 orang luka-luka dalam serangan tersebut.
Simpati kemanusiaan pun muncul di berbagai media sosial dengan hastag #Pray4Paris. Memang, kejadian itu mengundang perhatian tersendiri. Namun, dunia seakan lupa kekejaman yang lebih ganas juga terjadi di Palestina, hanya saja kurang mendapat perhatian yang serius.
Kasus teror kemanusiaan di Palestina sudah puluhan tahun terjadi. Ribuan korban tewas akibat kekejaman para zionisme Yahudi. Manusia seakan hewan yang mudah dibunuh demi kepentingan wilayah. Mulai dari wanita, orang tua, pemuda, dan anak-anak tak luput dari kekejaman zionisme.
Seakan, dunia hanya dibuat takut dengan teror para terorisme. Lantas, zionisme yang terjadi di Palestina, yang jelas perilaku kejam dan melanggar hak setiap manusia untuk hidup, tidak lebih ditakutkan. Mungkin karena, bukan negara-negara besar yang dijajah para zionisme. Juga, kurangnya perhatian publik internasional.
Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak setiap manusia sejak dalam kandungan. HAM adalah hak untuk hidup bagi setiap orang. Adanya terorisme dan zionisme merupakan hal yang sangat melanggar HAM.
Terorisme identik dengan agama. ISIS dikatakan sebagai terorisme Islam. Dalam teror ISIS yang dilakukan di enam tempat di Paris, justru para komunitas Islam Paris malah mendapat teror balik karena meningkatnya kadar Islamophobia. Di lain sisi, umat Islam faktanya mendapat teror di Palestina, Suriah, Iran, dan lain-lain.
Sentimen negatif terhadap umat Islam memancing inisiatif seorang pria muslim Prancis. Pada sebuah video, In The Now diYoutube yang dirilis media Perancis, pria itu membuat sebuah aksi bernama “Peluk saya jika Anda percaya pada saya”. Tanpa diduga, banyak orang percaya pada pria tersebut. Masyarakat Paris, baik pria juga wanita, menghampiri pria tersebut lalu memeluknya. Bahkan, ada yang menciumnya sebagai tanda kasih.
“Saya ingin mengatakan kepada Anda semua, Islam bukan berarti teroris. Teroris adalah teroris, seseorang yang memiliki niat untuk membunuh orang lain tanpa dasar apapun. Seorang Islam tidak akan melakukan itu. Agama kami melarang hal itu,” ungkap pria itu.
Di seluruh dunia, kalangan Islam juga mengutuk serangan di Paris melalui media sosial dengan hastag #NotInMyName dan#IamAMuslim.
Terorisme dan zionisme merupakan gerakan yang sangat melanggar hak manusia untuk hidup. Meski, gerakan itu memiliki tujuan atas dasar pikiran mereka. Namun, aksi yang dilakukan para terorisme dan zionisme sangatlah kejam.
Dunia harusnya menciptakan peradaban yang penuh kasih dan damai. Meskipun PBB sudah ada, namun masih saja kepentingan negara lebih diutamakan, ketimbang kepentingan negara yang membutuhkan, terutama negara yang memilik hak veto.
Terorisme yang identik dengan agama harus dibuang jauh. Sebab, setiap agama jelas mengajarkan suatu kebaikan. Seseorang yang memiliki niat untuk membunuh orang lain tanpa dasar apapun itulah teroris. Terorisme harus diselesaikan dengan kerja sama antarnegara.
Zionisme yang terjadi di tanah Palestina harus mendapat dukungan banyak negara untuk menyelesaikannya. Sebab, Palestina hanyalah negara kecil yang belum diakui penuh kemerdekaannya. Namun, rasanya sulit menyelesaikan konflik tersebut.
Karena itu, semangat perdamaian, kerukunan, keterbukaan, serta toleransi adalah semangat dasar yang dianut semua agama di dunia ini. Terorisme dan zionisme serta paham keagamaan radikal sepenuhnya, itulah yang harus dimusnahkan.

Terimakasih, Opini ini terbit di Portal metro : www.pojoksamber.com

0 Response to "Paham Radikal Terorisme dan Zionisme"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Link)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel